Ahmad Sujudi memasuki mobil Kijang warna hitam bernopol B 8593 WU yang akan membawanya ke Rutan Cipinang, Jakarta Timur.Kemudian tersangka lain mantan Dirut Kimia Farma Gunawan Pranoto masuk ke mobil Kijang hitam bernopol B 8638 WU yang akan membawanya meringkuk di rutan Polres Jakarta Timur. Tersangka terakhir Direktur PT Rifa Jaya Mulia Rinaldi Yusuf masuk ke mobil Kijang silver bernopol B 2040 BQ yang akan melaju ke Polres Jakarta Barat. Kasus korupsi total proyek pengadaan alkes ini bernilai Rp 190 miliar, dan kerugian negara diperkirakan Rp 91 miliar
Sabtu, 31 Oktober 2009
Dugaan Korupsi Alkes Eks Menkes Ahmad Sujudi
Ahmad Sujudi memasuki mobil Kijang warna hitam bernopol B 8593 WU yang akan membawanya ke Rutan Cipinang, Jakarta Timur.Kemudian tersangka lain mantan Dirut Kimia Farma Gunawan Pranoto masuk ke mobil Kijang hitam bernopol B 8638 WU yang akan membawanya meringkuk di rutan Polres Jakarta Timur. Tersangka terakhir Direktur PT Rifa Jaya Mulia Rinaldi Yusuf masuk ke mobil Kijang silver bernopol B 2040 BQ yang akan melaju ke Polres Jakarta Barat. Kasus korupsi total proyek pengadaan alkes ini bernilai Rp 190 miliar, dan kerugian negara diperkirakan Rp 91 miliar
Ratusan Juta untuk Outbound Pejabat Kediri
Tentu saja para pejabat tersebut akan menggunakan uang rakyat. Diperkirakan, dana yang tersedot untuk kegiatan para pejabat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2009 itu mencapai ratusan juta. Salah satu pejabat yang merupakan peserta mengaku bahwa sumber dananya diambilkan dari kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Kepala BKD Kota Kediri, Semeru Singgih, yang juga akan mengikuti kegiatan itu menyatakan bahwa memang anggarannya diambilkan dari pos DKD. Saat didesak besaran anggaran yang disediakan untuk jalan-jalan itu, Singgih tidak tahu angka persisnya.
Apakah mencapai Rp 150 juta, Singgih tidak menampiknya. “Karena jumlah pesertanya mencapai puluhan, kira-kira memang segitu,” kata Singgih saat ditemui wartawan, Jumat (30/10).
Meski begitu, pejabat ini menolak jika kegiatan tersebut hanya sekadar jalan-jalan. Outbound yang akan digelar di Trawas itu dalam rangka menumbuhkan motivasi dan semangat bekerja. Selain itu, kegiatan ini, Singgih berdalih, juga dalam menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Diharapkan, setelah acara outbound itu suasana menjadi fresh kembali. Semangat kerja tumbuh tinggi terutama dalam hal pelayanan kepada masyarakat,” seru Singgih.
Kabag Humas Pemkot Kediri Nur Muhyar membenarkan bahwa pejabat akan menggelar acara di Trawas. Namun saat dikonfirmasi lebih jauh, dia enggan membeberkan lebih jauh soal kegiatan di Trawas itu. “Selama dua hari di Trawas,” jelasnya. k2http://www.surya.co.id/2009/10/31/ratusan-juta-untuk-outbound-pejabat-kediri.html